Kamis, 01 Maret 2012

Hore BLT Turun Lagi, Rp30 Triliun untuk 10 juta Warga Miskin

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Bayu.


– Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) April mendatang diperkirakan akan menambah jumlah orang miskin baru. Untuk itu, pemerintah siap menggelontorkan Rp30 triliun bagi program kompensasi BBM. Sasarannya 1,5 juta rumah tangga sangat miskin atau sekitar 10 juta jiwa.

Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (29/2) mengatakan, ada empat program yang akan diterapkan sebagai kompensasi kenaikan BBM.

Keempat program tersebut adalah Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Bantuan Siswa Miskin (BSM), beras bagi masyarakat miskin serta pemberian kupon transportasi.

“Beberapa program sudah ada yang jalan, tinggal diperkuat berupa penambahan anggaran dan sasaran,” kata Agung.

Ia menegaskan, begitu keputusan BBM diumumkan, maka program-program kompensasi itu langsung berjalan.

“Tidak ada jeda. Begitu ada pengumuman BBM naik, maka program itu semua jalan,” imbuh Agung.

BLSM mirip dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam skema jaring pengaman sosial. Besaran BLT dulu Rp100 ribu. BLSM diperkirakan naik menjadi Rp150 ribu

Sedangkan BSM dialokasikan bagi siswa miskin, untuk mencegah angka putus sekolah. Dana yang sudah tersedia dan siap dijalankan kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemdikbud) adalah Rp3,9 triliun. Jumlah itu rencananya ditingkatkan menjadi Rp5,9 triliun lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012 pada April mendatang.

“Jadi selain Bantuan Operasional Sekolah (BOS), siswa miskin akan mendapat BSM,” kata Agung.

Dikatakan Agung, penguatan program kompensasi kenaikan BBM ini akan didukung dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPPS).

“Jumlah sasaran sudah diperhitungkan. Tapi siapa saja mereka, masih diverifikasi terus,” kata mantan Ketua DPR ini.

Agung menegaskan, penyaluran dana kompensasi akan langsung ditujukan kepada yang membutuhkan kepada atau by name by address.

“Kami akan menggunakan jasa PT Pos Indonesia untuk distribusinya. Dipastikan uang akan langsung diterima masyarakat yang berhak,” tandas Agung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar