JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS) By: Bayu.
- Pemerintah akan seriusi dalam rangka memperhatikan kesejahteraan para kaum pekerja atau buruh. Pemerintah akan memfasilitasi rumah dan Kesehatan.
Hal itu dikatakan staf Khusus Presiden Bidang Publikasi dan Dokumentasi Ahmad Yani Basuki, ketika dihubungi wartawan di Jakarta (senin, 30/1). Ditegaskannya, saat ini pemerintah memang serius mengupayakan kesejahteraan untuk buruh.
“Presiden sudah memerintah Menko Kesra, Menakertrans, Meneg BUMN, maupun Jamsostek untuk berkoordinasi dalam penyediaan rumah sakit bagi pekerja. Selain itu, pemerintah juga mengupayakan bagi pekerja berpenghasilan Rp 2 juta sebulan tidak dikenakan pajak penghasilan,” jelas Yani.
Menurut Yani, pemerintah juga menjalin kemitraan dengan pimpinan dan manajemen dunia usaha untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh.
“Hari buruh 1 mei bisa menjadi momentum tripartit antara buruh, pemerintah dan dunia usaha untuk sama-sama mengefektifkan kemitraan kerja,” tambah Yani Basuki.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kendati masih ada beberapa permasalahan yang melibatkan buruh dan dunia usaha, namun melalui kemitraan, tripartit dari tingkat pusat sampai daerah, permasalahan itu bisa dicarikan solusinya.
"Saya kira semua harus sadar, dunia usaha tanpa buruh tidak akan berjalan proses produksi dan lain-lainnya. Begitu pun sebaliknya,” tambahnya lagi.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri yang menyatakan, pemerintah saat ini memperjuangkan rumah murah dan rumah sakit untuk pekerja.
"Para pekerja bekerja 24 jam dengan sistem shift. Oleh karena itu, jam berapa pun kalau ada pekerja yang sakit, memerlukan pengobatan dan perawatan, rumah sakit itu harus tersedia," kata SBY di Batam, akhir pekan kemarin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar